oloan
June 7, 2012
Menjadi Guru Mata Pelajaran TIK sangat menyenangkan dan
membanggakan, apa sebab, karena Guru TIK dalam mengajar identik dengan
penggunaan peralatan TIK itu sendiri untuk memberikan bahan ajar bagi
siswa/i. Kebetulan penulis adalah Guru Mata Pelajaran TIK untuk Sekolah
Menengah Atas (SMA), sehingga dalam memberikan Materi Pelajaran TIK,
saya benar-benar dituntut untuk mempersiapkan diri dan mempersiapkan
bahan ajar dengan sangat baik, sehingga nantinya dalam menerangkan dan
menjelaskan mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi atau
identik dengan mata pelajaran Komputer tersebut, saya tidak salah dan
tidak mengalami kendala, karena jujur, mata pelajaran yang satu ini
sangat berbeda dengan mata pelajaran lain. Mata pelajaran TIK, Guru
harus dituntut mampu menjelaskan dan mampu mempraktekkan materi tersebut
dengan baik, tidak seperti mata pelajaran lain yang hanya modal
menghafal, menulis didepan kelas dan menerangkan, tetapi jika Guru
mengajar mata pelajaran Komputer atau TIK, sang Guru, Tentor,
Fasilitator, Dosen ataupun Instruktur Komputer harus mampu mempraktekkan
Materi yang diajarkan menggunakan media Komputer. Tidak itu saja,
peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang semakin canggih
menuntut Guru dan Pihak Sekolah untuk menyediakan dan menguasainya.
Misalnya: Infokus atau Proyektor. Pihak sekolah harus menyediakan
Infokus atau Proyektor jika dikelas kita ingin tercipta suasana belajar
yang kondusif dan menyenangkan, jika Siswa/I kita atau Peserta Didik
Kita kita inginkan menyerap materi ajar yang guru ajarkan diserap dengan
baik. Faktanya, dengan tersedianya Peralatan TIK yang menunjang
pembelajaran di sekolah, semua teori-teori tentang mengajar tidak
dibutuhkan lagi, karena Guru sudah langsung menggunakan Media
Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Guru dituntut
untuk menguasai Bidang Ilmu Pengetahuan atau Mata Pelajaran yang
diajarkan dan menguasai Aplikasi atau Sistem Operasi untuk
mempresentasikan Materi atau Bahan Ajar yang akan diajarkan di depan
kelas, selain itu Guru juga dituntut untuk memiliki penguasaan kelas
yang baik, sehingga mewujudkan suasana belajar yang menyenangkan dan
kondusif, yang artinya: selama berlangsungnya proses belajar mengajar,
peserta didik mendengarkan Guru menerangkan, sementara perhatian mereka
tertuju ke depan atau Slide presentasi yang ditayangkan oleh Guru Mata
Pelajaran yang mana Laptop atau NoteBook telah terhubung dengan Infokus
atau Proyektor. Guru mampu menerangkan sambil berjalan di dalam ruangan
kelas, Guru tidak perlu menulis lagi di Whiteboard menggunakan Spidol,
kecuali jika ada yang penting atau jika mata pelajaran yang diajarkan
adalah IPA atau Eksakta, yaitu mata pelajaran seperti: Matematika,
Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, TIK, Geografi.
Mata Pelajaran TIK, Mata Pelajaran IDOLA
Anda tidak setuju dengan pernyataan diatas?, boleh saja, tetapi
kenyataannya memang seperti itu. Mata pelajaran yang satu ini faktanya
menyediakan banyak sarana dan fasilitas yang menarik untuk dipelajari
oleh peserta didik. Kita ambil contoh, untuk pelajaran kelas X
(Sepuluh), materi yang disediakan untuk dipelajari oleh peserta didik
sangat beragam dan menarik, mulai dari Semester I sampai dengan Semester
II, yaitu:
1. Peserta Didik diharapkan mampu mengenal dengan baik Perangkat
Keras (Hardware), Software (Perangkat Lunak) dan Brainware (Pemakai atau
Otak) Komputer. Jika di perkuliahan, materi ini disebut dengan Piranti
Input/Output, dimana peserta didik baik setara SMA ataupun Mahasiswa
harus mengenal jenis-jenis dari Perangkat Input (masukan) computer
seperti: Mouse, Keyboard, Monitor, Joystick, Scanner, Microphone ataupun
Optical Drive seperti CD-ROM dan DVD-ROM. Perangkat Pemrosesan (CPU)
seperti: Control Unit (CU), Arithmatic Logical Unit (ALU), Memory,
Motherboard beserta isinya. Perangkat Penyimpanan (Storage Devices),
yang terdiri dari Primary Memory yang terbagi atas dua bagian besar,
yaitu: RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory) serta
Perangkat Output (keluaran) seperti: Monitor, Printer, Plotter dan
Speaker yang semuanya ini dapat diajarkan oleh Guru TIK dengan bentuk
Presentasi menggunakan Aplikasi Microsoft Power Point, Macromedia Flash
ataupun dengan praktek langsung, dimana Guru atau Instruktur membawa
satu perangkat Komputer, membongkar CPU dan menunjukkan langsung
bagian-bagian dari Hardware tersebut.
2. Di semester II kelas sepuluh (X), peserta didik disuguhkan
materi pembelajaran penguasaan Aplikasi Pengolah kata, yaitu Microsoft
Word. Dengan menggunakan Aplikasi ini, jika Guru memang menguasai Materi
Ajarnya, dapat dipastikan peserta didik akan dengan mudah menguasai
aplikasi ini dan dapat mempratekkan serta menghasilkan karya-karya yang
bagus, seperti: pembuatan tulisan berseni (WordArt), dapat membuat
sebuah karya tulis serta mengerti penggunaan Border an Shading, Margin,
Paragraph, Spelling and Grammar, Bullet and Numberring, pembuatan Tabel,
penggunaan Merge cells, Split Cells dan yang tidak kalah penting,
peserta didik mampu mendesain sebuah surat berbentuk Mail Merge (Surat
Massal), yaitu, surat yang isinya sama, tetapi si penerima surat
berbeda-beda, seperti: Surat Undangan, Surat Keterangan Lulus, Surat
Pemberitahuan, dll. Pada akhir pertemuan, Guru dapat berimprovisasi
dengan memberikan tugas kepada peserta didik untuk membuat sebuah karya
tulis tentang mata pelajaran lain, misalnya: “Hilangnya Sosialisasi
dengan Sesama Akibat penggunaan TIK”, dll.
3. Di Kelas XI dan XII, materi pelajaran TIK lebih menantang, karena
disuguhkan dan peserta didik diharuskan untuk mengenal Internet dan
diharapkan Peserta Didik memiliki Etika dalam penggunaan Internet dan
Barang-Barang Elektronik lainnya. Semester II, peserta didik diharapkan
dapat menguasai aplikasi Microsoft Excel yaitu aplikasi pengolah angka.
4. Kelas XII peserta didik diajarkan materi tentang Desain Grafis,
materi ini sangat menarik, rata-rata peserta didik sangat antusias jika
materi ini diajarkan dengan baik, makanya saya berani mengatakan bahwa
pelajaran TIK adalah idola, karena materi ini menyuguhkan trik dan
teknik penggunaan Aplikasi yang menunjang pelajaran Desain Grafis ini,
sebut saja: Corel Draw. Fitur yang disediakan oleh aplikasi ini, mulai
dari Corel Draw versi 11, 12, hingga versi terbaru, yaitu: Corel DRAW
X3, hingga yang terbaru X4, memanjakan peserta didik untuk menguasai
aplikasi ini, karena dengan aplikasi ini, peserta didik diharapkan mampu
untuk mendesain sebuah logo, sampul buku, brosur, leaflet, booklet,
pamphlet hingga sebuah spanduk atau poster. Demikian juga dengan
Aplikasi Adobe Photoshop, aplikasi ini mampu menyihir peserta didik
untuk tidak ribut, tenang didepan computer sambil mempraktekkan apa yang
Guru ajarkan, misalnya: membuat tulisan efek api, membuat efek petir,
dan memodifikasi photo atau objek.
Penutup
Namun, pembelajaran TIK di sekolah tidak akan terealisasi dengan baik,
jika fasilitas di sekolah tersebut tidak memadai, misalnya: apakah di
setiap kelas telah dipasang Proyektor atau Infokus? Sehingga
pembelajaran dapat tepat sasaran, karena Guru membawa laptop atau
notebook ke kelas dan menerangkan teori dengan baik, peserta didik
menyimak dengan baik. Di sekolah juga harus tersedia sebuah Lab Komputer
yang komplet, artinya: di sekolah tersebut ada Lab Komputer yang
didalamnya tersedia minimal 40 unit computer yang siap digunakan (ready
to use). So, banggalah jadi Guru Mata Pelajaran TIK, karena mampu
menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan.